Sudah Hampir 4 bulan ini aku bekerja di salah satu restaurant cepat saji terbesar di Indonesia, milik Amerika.
Gak kenal lelah, mau libur, mau hari besar, restaurant tetap buka. Begitu juga pada saat bulan ramadhan ini. restaurant tetap buka, dan kebetulan aku ditempatkan di store yang buka 24 jam.
Emm.. bisa di bayangkan betapa besarnya tantangan yang harus ku hadapi pada Ramadhan tahun ini, terlebih saat aku dapat schedule masuk siang. Huft…
yang bikin aku heran, meski bulan ramadhan restaurant tetap saja ramai pengunjung di siang hari… masyaAllah betapa beratnya ujian ku pada ramadhan ini.
tak jarang kami sering bergurau sama teman2 ku. Ya ampun.. banyak banget orng kafir disini ya..,,
Emm.. kLu begini siapa yang mau disalahkan ???
mungkin kalau restaurant gak buka, mereka juga gak bakalan makan di depan kami.
dan mungkin kalau restaurant gak buka, kami juga yang jadi pengangguran…
Namun ada senangnya juga, kaLau aku masuk jm 12 malam, aku bisa santap sahur bersama teman2 kerja ku, meski tak jarang kami sering makan sahur saat 20 menit lagi sebelum imsak. maklum, selama bulan ramadhan ini restaurant juga ramai pengunjung pada saat sahur.. bahkan sahur pertama ku kemaren ku ku jalani disitu bersama teman2, karena kebetulan dpt schedule malam, tapi sedikit sedih sech, karenagak bisa merasakan sahur pertama bareng keluarga di rumah.
ya.. inilah tuntutan pekerjaan. semua demi segepok uang, segenggam berlian, sebatang emas, dan sesuap nasi.
tapi tetap,, yang namanya ibadah, InsyaAllah gak akan ku tinggalkan…
Amiin…